Last Updated: 15 December 2022

Sewaktu saya merenungkan bintang yang merupakan bagian penting dari kisah Natal yang pertama, saya diingatkan bahwa para ilmuwan memandang bintang-bintang di langit dengan cara yang berbeda dari cara yang kita pandang. Misalnya, para ilmuwan menggunakan tahun cahaya untuk mengukur jarak bintang dari kita yang ada di Bumi. Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun Bumi, jadi sekitar 5,88 triliun mil (atau 9,46 triliun kilometer).

Matahari adalah bintang yang terdekat dengan kita dan berjarak sekitar 93 juta mil. Jadi, cahaya matahari membutuhkan waktu sekitar 8 menit 20 detik untuk mencapai kita, artinya kita melihat matahari seperti lebih dari 8 menit yang lalu. Bintang terdekat berikutnya dengan kita - Alpha Centauri - berjarak 4,3 tahun cahaya, jadi pada waktu kita melihat bintang itu hari ini, kita melihatnya seperti 4,3 tahun yang lalu. Seolah-olah kita melihat kembali ke masa lalu. 

Ini berarti bahwa orang Majus yang tertulis dalam Matius 2:1-2 akan melihat bintang yang cahayanya bersinar bahkan sebelum mereka dapat melihatnya. Namun, Tuhan memakai bintang itu untuk mengantar mereka kepada Yesus: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." (Matius 2:2). 

Yesus datang untuk menjadi Terang Dunia. Dia datang untuk menyinarkan terang-Nya ke dalam kegelapan-kegelapan kita, kegelapan dunia ini. Kita membaca dalam Yesaya 9:2: "Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar."

Apakah kita berbicara tentang tahun cahaya sewaktu kita berbicara tentang Yesus? Tidak, saya rasa tidak, sebab Kitab Suci memberitahu kita bahwa Dia adalah Alfa dan Omega - yang Awal dan yang Akhir. Dia adalah terang yang sama terangnya hari ini seperti Dia di awal waktu, atau sewaktu Dia datang ke Bumi untuk tinggal dan "diam di antara kita" (Yohanes 1:14).

Yesus tidak dikurung oleh waktu. Dia adalah 'terang dunia' (Yohanes 8:12) dan menyinari tempat-tempat tergelap di dunia kita yang penuh masalah, dengan membawa perubahan. Terang telah datang! Tidak ada tahun cahaya yang dapat memisahkan kita dari Terang itu. Dia ada di sini, Dia mengenal kita, dan kita bisa berjalan dan berbicara dengan Dia sekarang. Tujuan kedatangan-Nya adalah untuk ada bersama kita, tetapi Dia telah, dan akan selalu, ada bersama kita.

Jika Anda belum mengenal Dia, Anda juga bisa mengenal Sang Terang Dunia. Namanya adalah Yesus, dan Dia datang ke dunia untuk membawa transformasi. Jika Anda hidup di dalam kegelapan, carilah Dia yang adalah Terang Dunia. 

Bagi mereka yang sudah mengenal Yesus, Dia mengingatkan kita bahwa kita adalah terang dunia. Dalam Matius 5:14 kita membaca: "Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi." Kita ada di sini untuk menjadi terang dunia, mengeluarkan terang Tuhan itu, di dunia. Tuhan bukanlah rahasia yang harus ditutup-tutupi. Kita akan mengumandangkan hal ini, dengan cara yang tidak tersembunyi seperti kota yang terletak di atas gunung.Semoga Anda menjadi sumber terang pada Natal ini di ujung-ujung dunia sana di mana Anda berada, sewaktu Anda membawa Sang Terang Dunia kepada orang-orang lain!

 

Semoga Tuhan memberkati Anda dengan limpah di sepanjang masa raya Natal ini!
 

 

 

 

JENDERAL BRIAN PEDDLE
PEMIMPIN INTERNATIONAL BALA KESELAMATAN